ManfaatMockup. Ada banyak manfaat yang bisa didapat jika telah mempersiapkan mockup sebelumnya, di antaranya: 1. Memiliki Gambaran Realistis. Mockup menyerupai hasil final yang ingin ditunjukan, sehingga klien memiliki imajinasi atau bayangan yang sama tentang desain yang akan diciptakan. 2. Memudahkan Proses Revisi.
Simakcara meningkatkan penjualan online berikut ini! Tentang AturToko; Perkhidmatan AturToko Jujur dalam berbisnis adalah hal yang penting, tidak hanya untuk membangun reputasi bisnis Anda, tetapi juga mendorong kepercayaan pada merek Anda. Hilangkan Produk dan Layanan yang Kurang Menguntungkan.
Jeniskekurangan nutrisi yang keenam adalah kekurangan vitamin a. Manfaat olahraga bagi kesehatan tulang dan sendi antara lain sebagai berikut; Oleh karena itu, nasihat dari ahli gizi yang memberikan pedoman tentang cara meningkatkan kesehatan melalui nutrisi yang tepat akan membantu untuk tetap sehat dan produktif. Source: journal.sociolla.com
6 Terima Kritik dan Saran . Selain introspeksi, Anda juga perlu belajar menerima kritik dan saran. Orang yang terbuka atas kedua hal tersebut pada dasarnya adalah orang yang menyadari dirinya tidak sempurna. Sayangnya, tidak semudah itu menjadi orang yang mau menerima kritik maupun saran.
E melakukan pengobatan dengan cara tradisional. 43. Berikut ini yang bukan ciri-ciri esai yang baik adalah. A. disajikan dalam bentuk narasi B. pendapat yang dikemukakannya logis C. ide yang dituangkan didukung oleh data D. menggunakan bahasa yang mudah dipahami E. metode yang digunakan adalah pendekatan ilmiah. 44.
Kritikyang baik justru adalah tanggapan yang tidak hanya mencari kesalahan, tetapi juga memperlihatkan keunggulan dan menunjukan kemungkinan-kemungkinan yang diambil untuk memperbaiki kesalahan gagasan yang dikritik tersebut. Berikut adalah pemaparannya. Kritik Formalistik. Melalui pendekatan formalistik, kajian kritik ditujukan utamanya
Top2: sebutkan 5 hal yg harus dibperhatikan saat Mengkritik - Brainly.co.id; Top 3: Perlu Mengkritik? Perhatikan 5 Hal Ini Biar Orang Tak Tersinggung; Top 4: 5 Cara mengkritik yang baik untuk diterapkan di tempat kerja - EKRUT; Top 5: 5 Cara Bijaksana Saat Memberi Kritik - Lifestyle Kompas; Top 6: 6 Langkah Cerdas Menanggapi Kritik - Lifestyle
MenurutDr. Potegal, orang tua harus mempertimbangkan untuk mencari bantuan profesional jika tantrum anak terjadi lima hingga 10 kali sehari, seringkali berlangsung lebih dari 10 menit, atau
Praktekpenting lainnya dalam membangun rasa percaya diri pada si kecil adalah dengan memberi pengakuan atau pujian pada saat yang tepat. Katakanlah yang sebenarnya sesuai kenyataan. Yang penting adalah bahwa mereka mendapatkan beberapa bentuk penegasan ketika mereka melakukannya dengan baik. Lalu, bagaimana cara mengkritik anak? Berikut ini
Suratberisi tentang beragam pesan mulai dari kritik, sanjungan, permintaan dan undangan, kepada lembaga atau seseorang tertentu. Berbentuk umum maksudnya surat yang bisa dibaca oleh orang banyak, menasihati isi pesan yang dicapaikan mengakibatkan keinginan hidup orang banyak. Ringkas, padat dan jelas. Surat pembaca terdiri atas 1 samapi 4 alinea.
Berikutterdapat empat acuan sebagai cara brainstorming menurut Alex Osborn: - Tidak boleh melontarkan kritik terhadap setiap ide yang keluar melalui proses brainstorming. - Semakin beragam ide yang dihasilkan, maka semakin baik. - Berkolaborasi untuk membangun ide kreatif secara Bersama-sama. - Mendorong munculnya ide-ide liar.
Pujidan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah yang berjudul "cara membuat makalah yang baik dan benar". Atas dukungan moral dan materi yang diberikan dalam penyusunan makalah ini, maka penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada : 1. Bapak Edi Pawangular, S.Pd, selaku kepala program studi, yang
Mengkritikdengan cara pertama membuat kritik Anda tampak membangun dan akan memberdayakan orang tersebut; mengkritik dengan cara kedua akan membuat orang tersebut merasa tidak nyaman karena ia tidak bisa melakukan apa-apa dengan situasi tersebut, meskipun jika ia menginginkannya. 10. Jangan terlalu banyak berkata-kata
Adapunjenis kritik menurut cara kerja kritikus, yaitu: 1. Kritik Impresionistik Kritik impersionistik adalah kritik berupa kesan-kesan pribadi secara subjektif terhadap sebuah karya. Jadi, dalam kritik jenis ini, selera pribadi sang kritikus amat berperan. 2. Kritik Penghakiman
2 Kontak Mata dengan Lawan Bicara. Setelah fokus, kontak mata adalah salah satu komponen penting dalam komunikasi. Pandangan mata saat berbicara atau mendengarkan orang lain merupakan unsur penting dalam sebuah komunikasi. Dengan melakukan kontak mata saat berbicara, pesan yang ingin disampaikan akan lebih mudah ditangkap.
EQxxv. cara mengkritik yg tak baik adalah mengemukakan kritik denganbagaimana cara menyampaikan kritik yg membangun kepada teman kita yg memiliki sifat kurang baik?cara-cara mengkritik dgn baikSalah satu cara mengkritik yg kurang baik adalahtunjukan kesalahan & perbaiki kalimat berikut Tak lupa saya ucapkan banyak-banyak terimakasih atas perhatian Bapak yg mana sudah sudi membimbing kami & memperlihatkan kritik-kritik, bila ada kesalahan-kesalahan/kelemahan-kekurangan dlm karya saya ini, mohon dimaafkan. Dengan bahasa yg sopan & tak menyinggung perasaan orang lain bagaimana cara menyampaikan kritik yg membangun kepada teman kita yg memiliki sifat kurang baik? dgn cara memberi usulan dgn nada bunyi yg halus & sopan cara-cara mengkritik dgn baik cara mengkritik dgn Baik Adalah Tidak Menyinggung Persaaan Orang Salah satu cara mengkritik yg kurang baik adalah Bhasanya menyinggung orang yg di kritik,menggunakan bahasa yg tak baku tunjukan kesalahan & perbaiki kalimat berikut Tak lupa saya ucapkan banyak-banyak terimakasih atas perhatian Bapak yg mana sudah sudi membimbing kami & memperlihatkan kritik-kritik, bila ada kesalahan-kesalahan/kelemahan-kekurangan dlm karya saya ini, mohon dimaafkan. Tak lupa saya ucapkan banyak-banyak terimakasih atas perhatian Bapak yg mana telah sudi membimbing kami & menunjukkan kritik-kritik, bila ada kesalahan-kesalahan/kekurangan-kekurangan dlm karya saya ini, mohon dimaafkan Tak lupa saya ucapkan banyak terimakasih atas perhatian bapak, yg telah sudi membimbing kami & menawarkan kritik. kalau ada kesalahan atau kelemahan dlm karya saya ini, mohon dimaafkan
Unduh PDF Unduh PDF Memberikan umpan balik yang kritis dan membangun adalah sebuah seni. Pemberian kritik ini merupakan cara mendorong perilaku positif tanpa menyalahkan atau menyerang orang yang dikritik. Jika Anda ingin menguasai kemampuan yang dibutuhkan untuk memberikan kritik yang membangun, penting bagi Anda untuk menjaga nada yang positif dan berfokus pada sasaran yang jelas dan dapat diraih. Meskipun ada banyak cara memberikan kritik yang membangun, ingatlah bahwa setiap orang berbeda dan Anda perlu menyesuaikan pemberian umpan balik berdasarkan apa yang Anda ketahui mengenai lawan bicara. 1 Sebelum mengkritik, tanyakan kepada diri sendiri, “Apa tujuan kritik ini?” Dengan mengenali apa yang Anda harapkan dari obrolan, Anda bisa mengetahui apa yang perlu difokuskan dalam obrolan. Jika Anda tidak memiliki sasaran atau tujuan yang jelas, Anda bisa membuat lawan bicara kewalahan dengan informasi yang berlebihan atau merasa bahwa Anda seperti sedang mengekangnya.[1] Anda mungkin melihat perilaku tertentu yang Anda harapkan ia bisa ubah. Sebagai contoh, tujuan Anda mungkin membuat karyawan yang bersangkutan berhenti melanggar peraturan perusahaan, atau siswa tertentu agar tidak berteriak atau berseru kepada teman-teman sekelasnya saat ia merasa senang. Tujuan Anda juga harus bisa membantu seseorang berkembang atau memperbaiki diri. Sebagai contoh, Anda perlu menunjukkan kepada rekan kerja cara berkomunikasi yang lebih baik dengan pelanggan, atau membantu seorang guru mengelola kelas dengan lebih baik. Jika Anda tidak memiliki alasan yang tepat untuk pertanyaan “Apa tujuan kritik ini?”, Anda mungkin tidak perlu mengkritik apa pun. Hanya karena Anda memiliki kritik, tidak berarti Anda perlu membagikan atau mengungkapkannya. Iklan 1 Apa yang Anda katakan memang penting, tetapi cara menyampaikannya pun sama pentingnya. Jika orang lain merasa bahwa Anda adalah sosok yang sehat dalam hal ini, positif dan ramah, ada kemungkinan ia bisa menangkap apa yang Anda sampaikan. Akan sulit bagi Anda untuk memperbaiki diri jika Anda merasa seperti diserang karena melakukan kesalahan. Oleh karena itu, pastikan volume suara Anda tetap rendah, gunakan bahasa tubuh yang rileks, dan buat orang lain merasa dihormati dan diapresiasi melalui nada suara Anda.[2] Dalam situasi tertentu, Anda perlu menggunakan nada suara yang keras atau serius. Jika si kecil bermain kembang api atau ada karyawan yang mengumpat di depan pelanggan, misalnya, penting bagi Anda untuk menegaskan betapa seriusnya masalah yang ada. 1 Lemparkan pujian di depan umum dan berikan kritik secara tertutup untuk mendapatkan hasil terbaik. Siapa pun tidak ingin mendengar bahwa ia belum bisa melakukan sesuatu dengan baik. Oleh karena itu, adakan obrolan ini secara tertutup agar orang yang Anda kritik merasa lebih nyaman. Anda bisa menyuruh orang yang bersangkutan untuk datang ke ruangan/kantor Anda dan menyambutnya dengan senyuman, atau meminta seseorang menemui Anda saat jam istirahat makan siang untuk mengobrol singkat.[3] Jika Anda mengkritik seseorang di depan banyak orang, ia akan merasa diserang atau dipermalukan di depan umum. Kesempatan Anda menjalani obrolan yang produktif menjadi lebih besar jika tidak ada orang lain di sekitar yang melihat atau menyaksikan obrolan tersebut. Iklan 1 Cari hal menakjubkan mengenainya untuk diungkapkan. Jika Anda ingin mengkritik jumlah penjualan seseorang, awali dengan menjelaskan bahwa Anda melihat kerja keras yang ia curahkan. Jika Anda ingin mengkritik seseorang atas perilaku kasarnya, awali dengan menunjukkan apresiasi Anda terhadap semangatnya. Mengawali obrolan dengan hal yang positif membuat lawan bicara lebih mampu menerima ucapan Anda sebelum Anda membahas masalah utama yang ada. Jika Anda mengkritik anak-anak, Anda bisa mengatakan, misalnya, “Ayah/Ibu sangat menyayangimu dan menghargai kerja kerasmu di sekolah, tetapi tadi Ayah/Ibu mendapatkan telepon dari gurumu...” Jika Anda berbicara dengan karyawan, Anda bisa mengatakan, “Saya melihat peningkatan penjualan yang Anda lakukan dan saya rasa ini adalah sesuatu yang sangat membanggakan. Namun, kita perlu membahas tentang kedisiplinan…” Untuk mengkritik teman, Anda bisa mengatakan, “Aku tahu kamu peduli kepadaku dan kau tahu aku pun sangat peduli kepadamu, tetapi ada sesuatu yang mengganggu pikiranku akhir-akhir ini…” 1 Kemas kritik Anda dengan pronomina “aku” atau “saya” agar lawan bicara tidak bersikap defensif. Jika Anda langsung mengungkapkan kritik dan banyak menggunakan pronomina “Anda” atau “kamu”, lawan bicara akan merasa bahwa Anda sedang menyerang atau menyudutkannya. Awali dengan pronomina “aku” atau “saya” untuk membingkai kritik dari sudut pandang Anda. Dengan demikian, ia tidak akan merasa bahwa Anda sedang memaksakan kehendak, kepercayaan, atau pandangan Anda kepadanya. Ia pun lebih mampu menyerap apa yang Anda sampaikan.[4] Sebagai contoh, alih-alih mengatakan, “Kamu harus berhenti berbicara kepada ayahmu seperti itu”, Anda bisa mengatakan, “Aku tidak merasa nyaman saat kudengar kamu berbicara seperti itu kepada ayahmu.” Jika Anda mengkritik teman, jangan katakan, misalnya, “Kamu tidak pernah mengangkat telepon saat aku menghubungimu.” Akan lebih produktif jika Anda mengatakan, misalnya, “Aku merasa kita sudah tidak mengobrol sesering yang kuharapkan.” Iklan 1 Salah satu cara membuka kritik adalah membiarkan lawan bicara memulainya. Anda bisa mengajukan pertanyaan hipotetis mengenai apa yang ia akan katakan jika Anda bersikap sepertinya, atau mendorongnya untuk melihat perilakunya dari sudut pandang lain. Ini dapat menjadi langkah yang tepat jika Anda takut lawan bicara merasa terserang atau terjebak. Selain itu, ini juga dapat menjadi solusi tepat jika Anda tidak yakin apakah lawan bicara sebenarnya sudah melakukan kesalahan atau tidak.[5] Jika ada karyawan yang terlibat masalah di tempat kerja, Anda bisa mengatakan, “Jika Anda memegang wewenang dan memiliki karyawan yang mendapatkan banyak keluhan dari pelanggan, bagaimana Anda akan menangani situasi tersebut?” atau “Jika Anda perlu mengevaluasi kinerja sendiri, apa yang Anda bisa katakan?” Jika Anda berbicara kepada si kecil, Anda bisa mengatakan, “Jika kamu melihat salah satu teman sekelasmu bersikap seperti ini, apa pendapatmu?” Jika Anda berbicara kepada teman, Anda bisa mengajukan pertanyaan, “Apa yang akan kamu rasakan jika teman-temanmu membicarakanmu di belakang?” 1 Tekankan manfaat yang ia bisa raih jika mengikuti umpan balik Anda agar ia setuju. Jika kritik Anda dirasa tidak berkaitan dengan tujuannya, ia tentunya enggan menerimanya. Tanyakan kepada diri sendiri, “Apa hal yang ia fokuskan?” Sebelum atau sesudah mengkritiknya, jelaskan dampak umpan balik Anda terhadap usahanya dalam meraih cita-cita atau tujuannya agar ia tertarik dan mau mengikuti saran Anda.[6] Jika Anda menghadapi karyawan yang sering mengalami ketertinggalan dalam pekerjaannya, Anda bisa mengatakan, “Saya tahu Anda ingin mendapatkan kenaikan jabatan sehingga saya rasa kita bisa mengobrol sedikit mengenai hal-hal yang Anda bisa ubah untuk meraih posisi yang diinginkan. Bagaimana?” Jika ada rekan kerja yang menunjukkan kinerja yang kurang baik, Anda bisa mengatakan, “Saya tahu Anda pernah mengatakan bahwa Anda ingin menaikkan jumlah penjualan, dan saya memiliki pendapat terkait hal tersebut. Apakah Anda mau mengobrol mengenai hal ini?” Jika Anda berbicara kepada si kecil, Anda bisa mengatakan, “Ibu/Ayah tahu kamu ingin pergi berkemah dengan teman-teman, tetapi jika nilai-nilaimu tidak kunjung meningkat, kamu justru perlu mengikuti kelas-kelas tambahan.” Iklan 1 Akan lebih mudah bagi seseorang untuk berubah jika ia tidak merasa terserang secara pribadi. Orang-orang tidak selalu bersikap sejalan dengan jati dirinya atau pandangannya mengenai dirinya sendiri. Dengan hanya berfokus pada tindakan atau perilakunya, akan lebih mudah bagi Anda untuk mendorongnya agar mau berubah. Jika ia merasa bahwa Anda sedang merendahkannya atau menyerang jati dirinya, ia tidak akan menunjukkan tanggapan yang baik.[7] Sebagai contoh, alih-alih mengatakan “Anda tidak memiliki hubungan yang baik dengan para pelanggan” kepada seorang pramuniaga, Anda bisa mengatakan, “Saya rasa Anda perlu memperbaiki cara berkomunikasi dengan para pelanggan.” Sebagai contoh lain, alih-alih mengatakan “Anda terlihat berantakan” kepada rekan kerja yang berpenampilan kurang rapi, Anda bisa mengatakan, “Saya tidak yakin apakah saya ingin mengenakan baju itu ke tempat kerja. Biar saya coba jelaskan...” Hal ini penting, terutama jika Anda ingin mengkritik pasangan atau anggota keluarga. Jangan katakan kepada pasangan, misalnya, “Kamu begitu kasar kepadaku!”. Sebagai gantinya, Anda bisa mengatakan, “Aku tidak senang saat kamu berbicara kepada seperti itu.” 1 Jika alasan Anda mengkritik seseorang memang penting, jelaskanlah. Di saat yang sama, jika hal yang dibahas tidak begitu penting, sebutkan pula hal tersebut. Jika seseorang hanya melanggar kebijakan yang sangat ringan di tempat kerja dan ia mungkin tidak menyadarinya, jangan memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang sangat berbahaya. Namun, jika seseorang bersikap atau mengambil tindakan yang bisa membahayakan keselamatan atau keamanan karier orang lain, penting bagi Anda untuk berkata terus terang. Sesuaikan nada suara dan bahasa berdasarkan seberapa penting kritik yang Anda ingin sampaikan.[8] Anda bisa memberi tahu karyawan yang terlambat beberapa menit, misalnya, “Saya tahu hal ini terkesan sepele, tetapi saya akan senang jika Anda tiba pada pukul sembilan tepat, dan bukan pukul sembilan lebih dua atau empat menit.” Untuk masalah serius mis. karyawan yang mengumpat atau memaki pelanggan yang kasar, Anda bisa mengatakan, “Saya harus berkata jujur kepada Anda. Sangat penting bagi Anda untuk tidak berbicara kepada pelanggan seperti tadi. Sikap tersebut bisa memengaruhi reputasi perusahaan ini.” Jika Anda ingin mengkritik anak-anak, penting bagi Anda untuk menekankan alasan Anda mengoreksi sikapnya. Jika ia melakukan hal yang berbahaya, ia perlu mengetahui seberapa serius tindakannya. Iklan 1 Hormati faktor-faktor lain agar lawan bicara mau bertanggung jawab. Jika ia melewati kondisi yang sulit di rumah, beri tahu ia bahwa Anda mengerti jika ia pun harus menghadapi masalah pribadi. Jika emosinya terpancing karena ia dimusuhi, akui bahwa Anda pun bisa jadi menunjukkan sikap yang sama, tetapi Anda tetap perlu mengatakan sesuatu. Ini merupakan kunci untuk membuat orang lain menginternalisasi maksud ucapan Anda.[9] Sebagai contoh, jika Anda mengkritik pasangan karena ia tidak melakukan pekerjaannya di rumah, Anda bisa mengatakan, “Aku tahu kamu kewalahan dengan pekerjaan dari kantor dan aku mengapresiasi kontribusimu untuk keluarga, tetapi aku pun membutuhkan bantuan untuk mencuci piring.” Jika Anda berbicara kepada si kecil, Anda bisa mengatakan, “Ayah/Ibu tahu kamu terkadang merasa sangat kegirangan dan kesulitan mengendalikan diri, tetapi Ayah/Ibu akan senang jika kamu tidak sampai bertingkat kelewatan saat teman-temanmu datang berkunjung di lain waktu.” Anda bisa mengatakan kepada karyawan yang bertugas di malam hari dan merasa kelelahan, “Saya tahu waktu tugas di malam hari memang sangat sulit, dan Anda pun kesulitan untuk mendapatkan istirahat yang cukup, tetapi saat saya melihat Anda tertidur pada jam kerja, hal tersebut tetap perlu dibahas.” 1 Berikan ia langkah-langkah spesifik untuk diambil. Jika kritik Anda tidak jelas atau abstrak, orang lain akan kesulitan memanfaatkan kritik Anda secara konstruktif. Setelah menyampaikan kritik, berikan saran yang dapat direalisasikan oleh lawan bicara agar bisa memperbaiki diri di masa mendatang. Anda juga bisa menawarkan bantuan agar ia bisa mengambil langkah-langkah yang diperlukan![10] Sebagai contoh, Anda bisa memberi tahu karyawan yang selalu lupa mengenakan atribut seragam tertentu, “Ke depannya saat Anda akan meninggalkan rumah, jangan lupa memeriksa penanda nama Anda di tas. Jika Anda lupa membawanya, temui saya terlebih dahulu sebelum bekerja agar saya bisa memberikan penanda nama cadangan.” Jika Anda memiliki teman sekamar atau indekos yang tidak melakukan tugasnya, Anda bisa mengatakan, “Selly akan membersihkan dapur dan aku akan membersihkan kamar mandi. Bisakah kamu membersihkan halaman setiap minggu?" Iklan 1 Anda bisa mengawali atau mengakhiri kritik dengan ucapan ini, tetapi buat lawan bicara merasa didukung. Jika penerima kritik merasa bahwa Anda tidak percaya kepadanya, ia akan merasa rendah diri setelah obrolan berakhir. Jika tujuan Anda adalah membantunya agar menjadi sosok yang lebih baik, ingatkan ia bahwa Anda mengapresiasi usahanya dan tahu bahwa ia bisa melakukan apa yang Anda sarankan. Sebagai contoh, Anda bisa mengakhiri obrolan dengan siswa yang mengalami kendala dengan mengatakan, “Bapak/Ibu tahu betapa cerdas dan baiknya kamu. Bapak/Ibu juga percaya kepadamu dan yakin kamu bisa melakukannya!” Anda bisa memberi tahu karyawan yang merasa kurang percaya diri, “Anda adalah aset nyata bagi tim kita, dan saya tahu Anda memiliki apa yang diperlukan untuk memperbaiki diri.” 1 Penting bagi Anda untuk memberi orang lain kesempatan untuk menanggapi kritik. Jika ia merasa tidak memiliki hak bersuara, ia tidak akan merasa diperlakukan dengan adil setelah obrolan berakhir. Berikan ia kesempatan untuk menanggapi kritik atau menjelaskan perasaannya. Meskipun Anda merasa bahwa ia bersalah atau berfokus pada bagian kritik yang salah, penting bagi Anda untuk membuatnya merasa bahwa Anda tetap mau mendengarkannya. Anda bisa mengakhiri obrolan dengan mengatakan, misalnya, “Apakah ini dirasa adil bagi Anda?” atau “Apa pendapatmu mengenai hal ini?”, kemudian biarkan lawan bicara mengemukakan pendapatnya. Jika ia tampak menutup diri atau keras kepala di akhir obrolan, Anda bisa mengakhiri percakapan dengan mengatakan, “Saya paham alasan Anda merasa kesal. Saya pun akan merasa kesal, tetapi kita memang perlu menangani masalah ini.” Jika ia bersikap defensi atau merasa kesal karena Anda mengkritiknya, coba sebutkan hal yang memang ia butuhkan dan ingatkan ia bahwa Anda hanya ingin membantu. Anda bisa mengatakan, “Saya tidak bermaksud merendahkan Anda. Saya hanya ingin membantu, dan saya minta maaf jika kamu merasa tersinggung.” Jika seseorang marah hingga mulai memaki atau semacamnya, tetaplah tenang, bantu ia agar merasa tenang, dan tinggalkan ia. Pada saat ini, kondisinya tidak memungkinkannya untuk menjalani obrolan yang produktif. Iklan Teknik “feedback sandwich” kritik di antara dua pernyataan positif merupakan solusi yang efektif jika Anda tidak mengkritik seseorang di tempat kerja. Namun, di lingkungan kerja, banyak orang terutama para ahli bisa langsung mengenalinya karena teknik ini sangat populer. Penggunaan teknik ini bisa memberikan konsekuensi yang tidak diharapkan karena kritik Anda mungkin tidak terkesan tulus. [11] Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Saat ini, kita hidup di era kebebasan berpendapat. Setiap orang bisa dengan bebas menyuarakan opininya tentang berbagai hal, baik secara langsung maupun melalui media elektronik. Pendapat positif seperti pujian maupun pendapat negatif seperti kritikan, semuanya bisa disampaikan dengan memuji atau mengkritik bukanlah hal yang salah, karena keduanya sama-sama bisa bermanfaat. Tapi bahkan memuji bisa menimbulkan efek negatif jika dilakukan dengan cara yang salah, apalagi memberi kritikan, bukan?Jika kamu sembarangan dalam mengkritik, kamu akan dapat masalah. Mungkin gak akan sampai membuatmu terjerat hukum, tapi setidaknya bisa membuat teman-teman menjauhimu. Maka, supaya itu gak terjadi, jangan pernah lakukan 5 cara mengkritik yang salah Menjurus pada adalah big no dalam mengkritik. Mengkritik bisa memberi manfaat pada orang yang dikritik, tapi menghujat sama sekali gak bermanfaat bagi siapa pun. Tapi ngomong-ngomong, apa sih bedanya mengkritik dan menghujat?Singkatnya, kritikan disertai dengan saran untuk perbaikan, sementara hujatan hanya berisi hinaan semata. Contohnya, mengatakan "Rasa nasi goreng ini kurang enak karena kurang asin, sebaiknya ditambah sedikit garam" adalah kritikan. Tapi mengatakan "Nasi gorengnya gak enak! Bisa masak gak sih?" tergolong kamu jadi si pembuat nasi goreng, pasti kamu akan lebih senang dengan komentar yang pertama, bukan? Sedangkan komentar kedua mungkin akan membuatmu sakit hati dan kesal terhadap orang yang mengatakannya. Maka, kamu sendiri tidak boleh membuat komentar semacam Mengkritik tanpa tahu fakta sebenarnyapexels/rawpixelApa maksudnya? Sebagai contoh, bayangkan situasi ini temanmu baru saja memutuskan cowoknya. Padahal cowoknya itu ganteng, tajir, rajin beribadah, dan sopan kepada semua orang. Kamu pun mengkritik temanmu itu. Tapi belakangan, kamu baru tahu bahwa ternyata semasa mereka berpacaran, cowok itu sering memukuli temanmu. Nah jangan buru-buru mengkritik tindakan seseorang kalau kamu gak tahu alasan sebenarnya ia melakukan hal itu. Apa yang terlihat dari luar belum tentu sama dengan yang ada di baliknya. Sebisa mungkin, cari tahu dulu fakta sebenarnya. Dan kalau kamu tidak berhasil dapat faktanya, ya lebih tidak usah berkomentar. Baca Juga 4 Idol KPop Ini Dikritik Karena Menyuarakan Hak-hak Wanita, Siapa Aja? 3. Mengkritik di depan orang Tapi bahkan jika kamu mengkritik seseorang dengan benar dan dengan kalimat yang sopan pula, orang tersebut bisa tetap merasa kesal kalau kamu melakukan kesalahan yang ketiga ini. Apa itu? Mengkritiknya di depan orang jika itu disaksikan oleh orang yang ingin ia buat terkesan, misalnya gebetannya. Bukannya memperbaiki diri, bisa jadi dia malah akan terpancing untuk membela dirinya, bahkan meskipun dia sadar bahwa dia memang salah. Itu wajar, karena di saat seperti itu gengsi bisa muncul dan menutupi supaya dia gak mengira bahwa kamu ingin mempermalukannya, jauh lebih baik kalau kamu mencoba memberi kritikan secara pribadi, tanpa diketahui orang lain. Dengan begitu, ia akan lebih mudah menerima kritikan darimu dan memperbaiki Hanya menyoroti kesalahanpexels/rawpixelTidak ada orang yang suka pada orang yang kerjanya mencari-cari kesalahan. Memang, setiap orang pasti punya kekurangan, tapi kalau itu saja yang diperhatikan, siapa pun pasti akan gerah juga bukan? Itulah prinsip yang perlu kamu ingat ketika memberi seseorang melakukan kesalahan, kamu perlu mengkritiknya supaya ia bisa memperbaiki diri. Tapi kamu juga harus adil. Ketika ia melakukan suatu kebaikan, jangan pelit untuk memujinya. Dengan demikian dia akan tahu bahwa kamu tidak hanya berfokus pada kesalahannya Punya standar sekarang kamu sudah bisa memberi kritikan dengan baik, sehingga orang lain misalnya temanmu bisa dengan senang hati menerimanya. Tapi bagaimana kalau situasinya berbalik? Kamu melakukan kesalahan yang tadinya dilakukan oleh temanmu itu, dan sekarang ia yang balik tanggapanmu? Apakah kamu akan ngeles, mencari-cari alasan, dan membela diri? Atau seandainya keluargamu yang melakukan kesalahan itu, apakah kamu akan mati-matian membela mereka walaupun mereka jelas salah?Kalau itu yang kamu lakukan, itu namanya kamu punya standar ganda. Ketika orang lain salah, kamu cepat memberi kritikan. Tapi ketika kamu sendiri atau orang yang kamu sayangi melakukannya, kamu bersikap seperti itu tentu akan membuat orang lain kesal kepadamu. Akhirnya ketika di kemudian hari kamu memberi kritikan lagi, mereka tidak akan mendengarkanmu. Maka, terapkanlah standar yang sama bagi dirimu dan orang 5 kesalahan dalam mengkritik yang harus kamu hindari. Jika kamu memberi kritikan dengan cara yang benar, pasti orang lain akan mendapat manfaatnya, dan mereka akan berterima kasih padamu karena membantu mereka memperbaiki diri! Baca Juga Stop! Ini 5 Tanda Kamu Bukan Mengkritik, Tapi Menghujat Orang Lain IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Menyampaikan kritik dan saran kepada seseorang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Apalagi jika kritik dan saran itu diberikan kepada teman sendiri. Dalam SKU Penegak Bantara disebutkan bahwa anggota pramuka harus berani dan bisa memberikan kritik dan saran kepada teman dengan sopan dan santun. Berikut adalah tips menyampaikan kritik dan saran kepada teman. Sampaikan kritik dan saran dengan baik Selalu perhatikan situasi dan kondisi saat kita akan menyampaikan kritik atau saran kepada orang lain. Jangan asal mengeluarkan kata-kata tanpa memikirkan dampak setelahnya. Perhatikan waktu dan kondisi yang tepat Mengkritik seseorang dirasa lebih mudah dibandingkan dengan mengkritik diri sendiri. Tapi terkadang sulit jika harus mengkritik seorang teman, apalagi jika dia adalah teman dekat. Oleh karena itu, saat akan menyampaikan kritik kepada teman. Kita harus tahu terlebih dulu kondisi dan suasana hati teman kita. Jangan menyampaikan kritik ketika kondisi teman kita sedang tidak baik, misalnya sedang penuh masalah, sedih, atau sakit. Karena itu hanya akan memperburuk keadaan. Perhatikan pula waktu yang tepat untuk menyampaikan kritik dan saran pada teman kita. Sampaikan dengan bahasa yang tidak menyinggung Sebelum berbicara, pasti sebelumnya kita sudah memikirkan apa yang akan kita katakan. Tidak hanya memikirkan yang akan dikatakan, tapi pikirkan pula bahasa penyampaiannya. Sampaikanlah kritikan itu dengan bahasa yang santun dan tidak menyinggung perasaan teman kita. Jangan sampai teman kita tersinggung dan tidak menerima kritik dan saran kita. Jangan mengkritik di depan orang banyak Jangan pernah ceroboh saat menyampaikan kritik kepada teman. Apalagi jika kita menyampaikan kritik kepada teman di depan umum atau orang banyak. Karena ini bukan membuat teman menjadi lebih baik. Tapi justru akan membuatnya malu dan mungkin akan mengubah perilakunya. Sampaikanlah kritik itu secara personal kepada teman kita. Sehingga tidak akan ada orang lain yang tahu akan kritikan pada teman kita itu. Kritik tindakannya bukan orangnya Ingat! saat mengkritik, bukanlah orang atau teman kita yang harus dikritik. Melainkan tindakan atau perilakunya yang kurang baiklah yang harus dikritik. Jadi jangan sampai salah saat menyampaikan kritik kita. Itulah mengapa penting untuk memikirkan terlebih dahulu apa yang akan kita kritik pada seorang teman. Berikan solusi Memberikan kritik, berarti harus pula memberikan saran dan solusinya. Jangan sampai menyampaikan kritik tapi tidak memberikan solusi kepada teman kita. Karena itu akan mengganggu pikirannya. Saat teman mendapat kritik tapi tidak mendapat solusi, maka dia sendiri yang akan memikirkan solusinya. Oleh karena itu, sampaikanlah kritik sambil memberi jalan keluar dan solusinya. Berkatalah dengan jujur dan sopan Pramuka harus tahu kapan, dimana dan bagaiamana cara kita menyampaikan kritik. Jangan membohongi teman kita sendiri. Jika memang harus ada yang dikritik dan diberi saran, maka sampaikanlah. Jujurlah dengan apa yang akan disampaikan namun tetap memperhatikan etika dan sopan santun terhadap teman.
berikut cara mengkritik yang kurang baik adalah