2 Dalam aplikasi proses lelang mengacu pada proses lelang secara umum yang terjadi di pegadaian. Namum ada beberapa bagian dalam proses lelang di pegadaian yang tidak termasuk dalam aplikasi lelang elekronik ini, seperti: a. Tidak adanya pengumuman atas barang-barang yang sedang dilelang. Anggota harus secara aktif mengunjungi situs lelang. Pembahasandan Penjelasan. Menurut saya jawaban A. Pengembangan ide adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.. Menurut saya jawaban B. Penyaringan produk adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain. Merancangprototipe sebagai alternatif Mengevaluasi perancangan Karakteristik from SYSTEM IT-241241 at Gunadarma University Prototypeadalah sebuah skema rancangan sistem yang membentuk model dan standar ukuran atau skalabilitas yang akan dikerjakan nantinya. Kata ini berasal dari dua kata bahasa Yunani, protos dan typos. Protos sendiri berarti "yang pertama" sedangkan typos dapat diartikan sebagai pola atau impresi. Usahayang masih berupa file gambar produk termasuk dalam prototipe . . answer choices dimensi kedua praproduksi fisik analitik millestones Question 7 180 seconds Q. Berikut bahan kemasan yang termasuk dalam jenis semifleksibel adalah . answer choices aluminium foil kaleng kaca kayu karton Question 8 180 seconds Q. 1prototipe validasi dan proteksi data pada file image dengan menggunakan advanced encryption standard dan least significant bit berbasis android akba DownloadFree Prototipe Yang Masih Berupa File Gambar Produk Termasuk Dalam Prototipe This Site also enables you to see which mixtapes will likely be produced in the future. The Impending Mixtapes web site reveals when Every mixtape will be accessible. Prototipeyang masih berupa file gambar produk termasuk dalam prototipe D. Analitik Pembahasan Ada dua tipe prototype, yaitu prototype fisik yang merupakan benda nyata untuk memperkirakan produk yang diminati oleh tim pengembang secara nyata yang dibuat menjadi suatu benda untuk pengujian. Secaraumum, Prototype memiliki dua kategori: low-fidelity dan high-fidelity. Proses prototyping yang digunakan di dalam Design Thinking adalah low-fidelityatau Rapid Prototyping. Proses ini menekankan kepada pembuatan proses pembuatan yang cepat, mudah, murah dan basic. Tahapan dalam Prototyping: 1. Pengumpulan kebutuhan URwN. Verified answer Prototipe yang masih berupa file gambar produk termasuk dalam prototipe D. AnalitikPembahasanAda dua tipe prototype, yaitu prototype fisik yang merupakan benda nyata untuk memperkirakan produk yang diminati oleh tim pengembang secara nyata yang dibuat menjadi suatu benda untuk kedua ada prototype analitik yang lebih fleksibel dari prototype fisik karea sifatnya nontangible seperti sketsa, simulasi dan matematikMenurut Raymond McLeod, prototype didefinisikan sebagai alat yang memberikan ide bagi pembuat maupun pemakai potensial tentang cara sistem produk tertentuPelajari Lebih Lanjut 1. Materi tentang prototipe jawaban Kelas 9Mapel wirausahaBab Prototipe Kata Kunci Prototipe – Melihat beberapa contoh prototype produk barang tentu akan membuat anda memahami beberapa kelebihan dan kekurangan barang jualan. Namun pentingkah protoype produk tersebut?Pada dasarnya prototype produk merupakan salah satu bukti fisik berupa konsep perancangan. Contoh prototype produk barang tersebut nantinya akan direalisasikan setelah ada beberapa revisi serta kurangnya ide serta gagasan terkadang membuat prototype produk sulit dibuat. Mungkin anda membutuhkan beberapa contoh prototype produk barang yang sudah ada agar mendapat mendatangkan inspirasi tersebut, maka pada kesempatan kali ini kami akan memberi contoh prototype produk barang. Jadi pastikan Sobat Trikves menyimak beberapa contoh pada Contoh Prototype Produk Barang Terlengkap dan Akurat1. Contoh Prototype Produk Otomotif Mobil2. Contoh Prototype Produk Makanan3. Contoh Prototype Kemasan Produk Makanan4. Contoh Prototype Produk Fashion5. Contoh Prototype Produk Furniture6. Contoh Prototype Komponen Elektronik7. Contoh Prototype Produk MesinCara Membuat Beberapa Contoh Prototype Produk Barang1. Tentukan Tema Produk2. Kumpulkan Barang-barang yang Menginspirasi3. Membuat Sketsa Produk Desain dan Teknis4. Buatlah Prototype Berupa Produk 3D5. Realisasikan Prototype Berpedoman Pada Konsep6. Jelaskan Bagaimana Cara Kerja Produk7. Perbaiki Prototype Produk Barang Sesuai Revisi8. Realisasikan Prototype Produk BarangKesimpulanBeberapa contoh prototype barang pada daftar kali ini memang sudah teruji serta memuat informasi yang lengkap. Berikut beberapa prototype produk barang yang dapat anda jadikan sebagai Contoh Prototype Produk Otomotif MobilContoh pertama datang dari dunia otomotif berupa mobil. Dalam rancangan dapat terlihat bagaimana desainer mencoba menggambarkan dimensi produk kemudian hasil akhir dari prototype keterangan tentang kapasitas penumpang, harga, jenis otomotif, dan kemampuan mesin. Jadi silahkan anda buat desain protoype seperti di atas apabila ingin terjun kedalam dunia Contoh Prototype Produk MakananSelanjutnya terdapat salah satu prototype produk makanan, yaitu burger. Dalam prototype tersebut dijelaskan beberapa tujuan pembuatan burger serta latar belakang masalah terciptanya terbilang sederhana, contoh di atas sudah cukup merefleksikan perencanaan prototype makananan. Silahkah gunakan gambar di atas apabila ingin anda ingin berinovasi dalam bidang Contoh Prototype Kemasan Produk MakananSetelah produk makanan sudah jadi, maka langkah selanjutnya tentu saja membuat kemasannya. Contoh di atas merupakan protype barang berupa kemasan donat secara penjelasan tentang bagaimana cara kerja dari kemasan ketika hendak digunakan. Jadi audiens dapat mengetahui bagaimana barang atau kemasan tersebut Contoh Prototype Produk FashionSelanjutnya terdapat sebuah prototype dari produk fashion berupa pakaian. Dapat terlihat bagaimana desainer membuat sketsa, kemudian hasil akhir gaun nantinya akan jadi seperti dalam dunia fashion, beberapa hal seperti tema dan penggunaan bahan harus turut dipertimbangkan. Lakukan proses Moodboard agar desain tidak menyimpang dari Contoh Prototype Produk FurnitureBerikutnya terdapat contoh prototype dari produk furniture atau mebel. Tentunya sebagai awalan, produk furniture ini digambarkan sketsa barangnya terlebih dahulu. Kemudian barulah dibuat prototype barang yang mengacu pada Contoh Prototype Komponen ElektronikAdapun contoh prototype lainnya berupa komponen perangkat elektronik. Komponen tersebut akan dibuatkan sketsanya terlebih dahulu sebelum nantinya disusun serta Contoh Prototype Produk MesinGambar di atas merupakan salah satu jenis prototype mesin pengayak pasir. Dijelaskan beberapa komponen penting, ukuran, bahan pembuatan, dan jumlahnya dalam satu Membuat Beberapa Contoh Prototype Produk BarangApabila beberapa contoh prototype di atas kurang memberikan ide, maka silahkan anda melakukan eksperimen. Silahkan gunakan beberapa cara berikut ini agar prototype produk barang dapat Tentukan Tema ProdukSebelum anda membuat sebuah produk, maka terlebih dahulu tentukan tema. Bisa berupa kuliner, elektronik, fashion, otomatif, dan masih banyak yang Kumpulkan Barang-barang yang MenginspirasiProses pengumpulan barang sebagai sumber inspirasi ini biasa disebut sebagai moodboard. Beberapa barang itulah yang nantinya akan menjadi pedoman dalam membuat sebuah desain barang tersebut dapat berupa foto, lukisan, objek tertentu yang menggambarkan tema. Setelah barang terkumpul, anda akan membuat coretan Membuat Sketsa Produk Desain dan TeknisSetidaknya dalam menyusun sebuah prototype produk barang, anda diharuskan membuat sketsanya terlebih dahulu. Tuangkan semua ide, gagasan, serta kreativitas dalam pembuatan contoh sketsa tersebut juga nantinya akan dikategorikan lagi sesuai jenisnya. Berikut beberapa kategori penggambaran sketsa dalam protoype produk barang.– Sketsa Desain Menunjukan tampak visual dari sebuah barang setelah diproduksi.– Sketsa Teknis Menunjukan dimensi dari sebuah produk barang, material pembuatan, dan cara pembuatan sketsa akan lebih mudah dilakukan apabila anda nantinya mengerti tentang software. Namun tulis tangan atau gambar manual juga diperbolehkan tergantung dari pihak yang meminta Buatlah Prototype Berupa Produk 3DSetelah selesai membuat sketsa sebuah produk barang dalam bidang 2D, maka segera buatlah contoh 3D. Artinya contoh produk tersebut dapat terlihat nyata dari berbagai sisi timbul.Adanya contoh produk 3D akan membuat proses koreksi menjadi lebih akurat. Pasalnya sudah jelas skala serta bagian protype produk secara rinci. Namun cara ini lebih bersifat opsional atau tidak Realisasikan Prototype Berpedoman Pada KonsepApabila semua hal yang berhubungan dengan gambar sudah selesai dibuat, maka langkah selanjutnya adalah merealisasikan prototype produk. Namun perlu diingat bahwa hasil realisasi harus berpedoman pada contoh tersebut nantinya tidak harus sempurna seperti hasil akhir. Hanya saja pastikan jika contoh prototype barang benar-benar berfungsi sesuai konsep. Jadi ide tersebut akan dianggap berkualitas dan Jelaskan Bagaimana Cara Kerja ProdukSetelah jadi sebuah prototype, maka jelaskan kepada kolega atau kepada siapa anda membuatnya. Silahkan jabarkan produk barang dari awal hingga akhir serta bagaimana hal tersebut dapat rasa penasaran akan muncul di benak audiens. Mau tidak mau anda harus menanggapi beberapa pertanyaan seputar prototype barang. Cukup jelaskan jawaban cerdas serta jangan menambahkan hal yang mustahil untuk Perbaiki Prototype Produk Barang Sesuai RevisiSesi tanya jawab atau diskusi tentang prototype produk merupakan salah satu momen menyenangkan. Pasalnya anda dapat dengan mudah mendapatkan kritik, masukan, dan saran yang semua saran tadi sudah tertampung dan diketahui pula letak kelemahan produk, maka segera lakukan perbaikan. Benahi apa-apa saja yang dianggap sebagai cacat pada terdapat beberapa bagian yang dirasa sudah bagus, maka biarkan dan jangan dirubah kembali. Cukup perbaiki kekurangan dari contoh prototype barang sesuai Realisasikan Prototype Produk BarangSetelah revisi dari prototype produk barang dianggap lulus, maka ide tersebut sudah bisa dibuat serta dijadikan produk jualan. Tentu karena sudah melalui berbagai tahapan sulit, sudah pasti produk memiliki kualitas apabila sudah juga contoh prototype produk barang yang sudah beredar saat ini. Tentunya hal tersebut akan semakin memudahkan anda dalam membuatnya. Silahkan mulai realisasikan perencanaan agar bisnis bisa segera bisnis sudah berjalan, tentu anda harus mempromosikannya ke ranah publik. Maka dari itu, silahkan Sobat Trikves kunjungi pembahasan kami tentang Cara Mempromosikan Produk Secara Lisan. Prototipe yg masih berupa file gambar produk termasuk dlm prototipe… A. Dimensi kedua B. Praproduksi C. Fisik D. Analitik E. MillestonesPembahasanPelajari Lebih Lanjut Detil jawaban pembuatan produk multimedia berupa prototipe progan multimedia dilakukan dlm tahapan? Apa Perbedaan prototipe dgn produkapa perbedaan produk prototipe dgn produk jual ?​1. sebutkan pengertian desain/prototipe produk…. 2. kenapa prototipe produk sangat penting 3. apa saja tahapan prototipe 4. pengertian kemasan produk merupakan…. 5. apa saja fungsi kemasan produk ​semoga membantu ya kak🙂 Prototipe yg masih berupa file gambar produk termasuk dlm prototipe… A. Dimensi kedua B. Praproduksi C. Fisik D. Analitik E. Millestones Prototipe yg masih berupa file gambar produk termasuk dlm prototipe D. Analitik Pembahasan Ada dua tipe prototype, yaitu prototype fisik yg merupakan benda nyata untuk memperkirakan produk yg diminati oleh tim pengembang dengan-cara nyata yg dibuat menjadi suatu benda untuk pengujian. Yang kedua ada prototype analitik yg lebih fleksibel dr prototype fisik karea sifatnya nontangible seperti sketsa, simulasi & matematik Menurut Raymond McLeod, prototype didefinisikan sebagai alat yg memberikan ide bagi pembuat maupun pemakai potensial tentang cara sistem produk tertentu Pelajari Lebih Lanjut 1. Materi tentang prototipe https//Wargamasyarakatorg . —————————– Detil jawaban Kelas 9 Mapel wirausaha Bab Prototipe Kata Kunci Prototipe pembuatan produk multimedia berupa prototipe progan multimedia dilakukan dlm tahapan? alpha version / beta versi kalau tak salah Apa Perbedaan prototipe dgn produk Jawaban Prototipe adalah suatu benda yg merupakan rancangan dasar atau rancangan awal Produk adalah suatu benda yg sudah jadi atau sudah final apa perbedaan produk prototipe dgn produk jual ?​ Jawaban produk prototipe adalah bentuk dasar dr suatu produk atau contoh model awal dr produk produk jual yaitu produk yg sudah siap untuk di edarkan atau di jual di pasaran & sudah memenuhi standar 1. sebutkan pengertian desain/prototipe produk…. 2. kenapa prototipe produk sangat penting 3. apa saja tahapan prototipe 4. pengertian kemasan produk merupakan…. 5. apa saja fungsi kemasan produk ​ produk purwa–rupa produk adalah bentuk dasar dr sebuah produk merupakan tahapan yg sangat penting dlm rencana pembuatan produk karena menyangkut keunggulan produk yg akan menentukan kemajuan suatu usaha di masa mendatang. sebagai tahapan yg sangat penting karena prototipe dibuat untuk diserahkan pada pelanggan lead–user agar pelanggan dapat mencoba kinerja prototipe tersebut. Prototype Berikut tahapan prototype a. Pendefinisian produk merupakan penerjemahan konsep teknikal yg berhubungan dgn kebutuhan & perilaku konsumen kedalam bentuk perancangan termasuk aspek hukum produk & aspek hukum yg melibatkan keamanan & perlindungan terhadap konsumen. b. Working model dibuat tak harus mempresentasikan fungsi produk dengan-cara keseluruhan & dibuat pada skala yg seperlunya saja untuk membuktikan konsep dr pembuatan produk & menemukan hal-hal yg tak sesuai dgn konsep yg telah dibuat. Working model pula dibangun untuk menguji parameter fungsional & membantu perancangan prototipe rekayasa. c. Prototipe rekayasa engineering prototype dibuat seperti halnya working model namun mengalami perubahan tingkat kompleksitas maupun superioritas dr working model, dibangun mencapai tingkat kualitas teknis tertentu agar dapat diteruskan menjadi prototipe produksi atau untuk dilanjutkan pada tahapan produksi. d. Prototipe rekayasa ini dibuat untuk keperluan pengujian kinerja operasional & kebutuhan rancangan sistem produksi. e. Prototipe produksi production prototype bentuk yg dirancang dgn seluruh fungsi operasional untuk menentukan kebutuhan & metode produksi dibangun pada skala sesungguhnya & dapat menghasilkan data kinerja & daya tahan produk & part-nya. f. Qualified production item dibuat dlm skala penuh berfungsi dengan-cara penuh & diproduksi pada tahap awal dlm jumlah kecil untuk memastikan produk memenuhi segala bentuk standar maupun peraturan yg diberlakukan terhadap produk tersebut biasanya untuk diuji-cobakan pada umum. g. Untuk mematangkan produk yg hendak diproduksi dengan-cara komersil, maka produk perlu memasuki pasar untuk melihat ancaman-ancaman produk yg terjadi; misal keamananan, regulasi, tanggung jawab, ketahanan & kerusakan wear–and–tear, pelanggaran, siklus break even & polusi, & konsekuensinya diperlukan peningkatan program pemasaran. h. Model merupakan alat peraga yg mirip produk yg akan dibangun look–like–models. Secara jelas menggambarkan bentuk & penampilan produk baik dgn skala yg diperbesar, 11, atau diperkecil untuk memastikan produk yg akan dibangun sesuai dgn lingkungan produk maupun lingkungan user. i. Prototipe adalah bentuk efektif dlm mengkomunikasikan konsep produk namun jangan sampai menyerupai bentuk produk sebenarnya karena mengandung resiko responden akan menyamakannya dgn produk akhir. 4. Pengertian Kemasan Produk Kemasan adalah desain kreatif yg mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi & elemen-elemen desain dgn informasi produk agar produk dapat dipasarkan. Kemasan digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi & membedakan sebuah produk di pasar Klimchuk & Krasovec, 200633. 5. Fungsi Kemasan Produk Banyak perusahaan yg sangat memperhatikan pembungkus suatu barang sebab mereka menganggap bahwa fungsi kemasan tak hanya sebagai pembungkus, tetapi jauh lebih luas dr pada itu. Simamora 2007 mengemukakan pengemasan mempunyai dua fungsi yaitu a. Fungsi Protektif Berkenaan dgn proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi, & saluran distribusi yg semua berimbas pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, para konsumen tak perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat. b. Fungsi Promosional Peran kemasan pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun kemasan pula digunakan sebagai sarana promosional. Menyangkut promosi, perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran, & penampilan. Sedangkan menurut Kotler 1999228, terdapat empat fungsi kemasan sebagai satu alat pemasaran, yaitu a. Self service. Kemasan semakin berfungsi lebih banyak lagi dlm proses penjualan, dimana kemasan harus menarik, menyebutkan ciri-ciri produk, meyakinkan konsumen & memberi kesan menyeluruh yg mendukung produk. b. Consumer offluence. Konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi kemudahan, penampilan, ketergantungan & prestise dr kemasan yg lebih baik. c. Company and brand image. Perusahaan mengenal baik kekuatan yg dikandung dr kemasan yg dirancang dgn cermat dlm mempercepat konsumen mengenali perusahaan atau merek produk. d. Inovational opportunity. Cara kemasan yg inovatif akan bermanfaat bagi konsumen & pula memberi keuntungan bagi produsen. semoga membantu ya kak🙂 Bagi sebagian orang mungkin pernah menemui istilah Prototype’ baik dalam tulisan maupun mendengarnya. Namun apakah Anda memahami makna dari istilah ini? Singkatnya, prototype adalah suatu rancangan yang memiliki guna sebagai model dalam rencana uji coba dari sebuah proyek. Dengan tujuan seperti itu, apakah Anda memiliki ide mengenai apa saja manfaat, jenis dan contoh prototype? Apa Itu PrototypeManfaat Prototype1. Membantu Memangkas Biaya dalam Proses Pengembangan2. Mengetahui Target Keinginan dan Kebutuhan Pengguna3. Membantu Merepresentasikan Konsep Suatu Produk4. Menjadi Referensi Untuk Membuat Perubahan Produk di Masa DepanJenis Prototype1. Wireframe2. Sketch3. MockupContoh Prototype1. HTML Prototype2. Low-Fidelity3. High-FidelityKesimpulan Apa Itu Prototype Prototype adalah istilah yang muncul di tahun 1552 yang memiliki artian sebagai model asli yang berasal dari sebuah proyek yang sedang dilaksanakan. Tidak berbeda jauh dari tahun munculnya istilah ini, pada zaman sekarang kegunaan dan makna prototype pun masih sama. Penggunaan prototipe saat ini berkaitan dengan perkembangan dunia industri teknologi. Keberadaan prototype menjadi fondasi awal bagi sebuah perkembangan proyek dalam dunia teknologi atau industri. Hal ini karena sebelum sebuah produk mendapatkan hasil final maka proses yang dilalui adalah membuat prototype dan juga melakukan revisi untuk memperbaiki produk. Prototype memiliki berbagai manfaat, jenis dan contoh yang perlu untuk Anda ketahui. Tidak perlu berlama-lama lagi karena Anda dapat membaca ulasan berikut untuk mengenal lebih jauh mengenai apa itu prototype. Manfaat Prototype Setelah mengetahui pengertian dan tujuan dari prototipe, maka selanjutnya adalah bagian manfaat dari penggunaannya. Dalam membuat dan melakukan presentasi dengan prototipe tentu memberikan manfaat. Berikut adalah manfaat yang akan Anda dapatkan dari membuat sebuah prototipe 1. Membantu Memangkas Biaya dalam Proses Pengembangan Sebelum proses pembuatan selesai, biasanya para designer akan membuat wireframe terlebih dahulu. Wireframe tersebut kemudian akan mengalami penyempurnaan bersamaan dengan UI. Proses realisasi ide menjadi prototipe ini awalnya memang membutuhkan biaya. Tetapi setelah hasil akhir telah jadi maka biaya keseluruhan yang para designer habiskan dalam pengembangan ini merupakan sebuah penghematan. Hal ini karena proses yang terjadi saat prototipe jadi dan mengalami berbagai evaluasi akan segera masuk ke tahap revisi. Para designer yang melakukan revisi pun meninjau ulang berdasarkan prototipe sebelumnya. Sehingga hal ini menekan biaya pembuatan sekaligus waktu untuk menyelesaikan sebuah produk. 2. Mengetahui Target Keinginan dan Kebutuhan Pengguna Manfaat selanjutnya dari sebuah prototype adalah untuk mengetahui hal-hal yang menarik perhatian bagi konsumen. Untuk membangun sebuah produk tentu memiliki target pasar masing-masing. Agar mencapai hasil yang optimal, maka Anda perlu melakukan riset keinginan dan kebutuhan berdasarkan calon pengguna dari produk tersebut. Hal ini dapat Anda dapatkan melalui prototipe. Dengan meluncurkan prototype dengan sistem sedemikian rupa maka Anda akan merasakan manfaat dalam mendapatkan data. Hasil data tersebut akan memberikan manfaat bagimu untuk mengatur sistem berdasarkan apa yang paling konsumen butuhkan dan minati. 3. Membantu Merepresentasikan Konsep Suatu Produk Berikutnya dalam daftar manfaat prototype adalah sebagai alat bantu presentasi. Sebuah prototipe penting bagi Anda yang bekerja sebagai desainer produk. Ini karena dengan hadirnya prototype maka Anda memiliki gambaran nyata tentang konsep atau ide yang sedang Anda wujudkan. Anda juga bisa menarik perhatian calon investor saat melakukan presentasi dengan membawa prototype. Hal ini tentu akan membawa manfaat yang besar bagi kelanjutan progres sebuah produk bukan? Dengan menghadirkan prototype saat presentasi akan menambah rasa percaya diri bagi seorang designer yang sedang mengerjakan sebuah proyek. Selain itu prototipe akan membantu memberikan pemahaman secara lebih jelas mengenai produk apa yang sedang dirancang. 4. Menjadi Referensi Untuk Membuat Perubahan Produk di Masa Depan Terakhir dalam manfaat prototype adalah sebagai referensi untuk melakukan perubahan. Setelah prototipe selesai terbentuk maka akan ada proses evaluasi produk yang menyesuaikan berbagai aspek. Begitu pula dengan keberadaan prototipe awal akan bermanfaat sebagai acuan jika kedepannya sebuah produk membutuhkan perubahan dalam proses pengembangannya. Jenis Prototype Selain mengetahui manfaat dari prototype, berikutnya adalah bagian yang perlu Anda ketahui mengenai apa saja jenis prototipe. Dalam pembuatan user experience design, prototype memiliki 3 jenis sebagai berikut 1. Wireframe Jenis prototype yang pertama ini dapat Anda kenali dari layout desain dan juga warna sketsa yang ada. Wireframe sendiri terdiri dari sebuah konsep yang ada sesuai dengan layout beserta konten yang sesuai. Anda dapat mengenalinya dari tampilan layout dan juga sketsa yang memiliki warna hitam dan abu-abu. Prototype jenis ini dapat Anda buat menggunakan alat seperti Figma, Balsamiq dan yang lainnya. Karena terdiri dari layout serta memiliki warna yang hanya terdiri dari abu-abu dan hitam maka proses untuk membuatnya tidak membutuhkan banyak waktu. Oleh karena itu Anda dapat menggunakan wireframe jika membutuhkan prototipe bagi proyek yang tidak terlalu besar dan rumit. 2. Sketch Selanjutnya adalah prototype jenis sketch yang memanfaatkan alat tulis seperti kertas dan pensil. Sesuai dengan namanya, Anda dapat menyusun sebuah prototipe dengan menggoreskan pensil yang menggambarkan konsep pada sebuah kertas. Sketch merupakan salah prototipe yang proses pembuatannya paling murah jika dibandingkan dengan yang lain. Umumnya, sebuah sketch akan bermanfaat untuk menggambar ide atau konsep awal sebagai rangkaian dari rencana pengembangan produk. Sama seperti wireframe, jenis prototipe ini masuk kedalam golongan low-fidelity yang memudahkan para desainer dalam membuat rancangan proyek dengan waktu yang cepat dan biaya hemat. 3. Mockup Pada daftar terakhir dalam jenis prototype adalah mockup. Para desainer akan menghadirkan sebuah prototipe yang terdiri dari berbagai kombinasi konten, layout, desain tulisan dan permainan warna. Hal ini menghasilkan sebuah prototype yang memiliki bentuk paling gamblang. Berbeda dengan dua daftar sebelumnya, Mockup merupakan kategori high-fidelity. Hal ini karena dalam proses pembuatannya membutuhkan waktu dan juga merangkai prototipe secara kompleks. Oleh karena itu seorang UI/UX designer dapat memberikan hasil yang lebih optimal dari sebuah produk melalui prototype jenis ini. Contoh Prototype Berikutnya adalah mengenal apa saja contoh prototype. Selain mengetahui jenis dan manfaatnya, Anda juga perlu untuk mengenal contoh-contoh prototipe yang ada. Tak perlu berlama-lama lagi, berikut adalah tiga contoh prototipe yang perlu untuk Anda ketahui 1. HTML Prototype Sesuai dengan namanya, jenis pembuatan prototipe ini memiliki tingkat kesulitan nomor satu. Sebagai praktisi UI/UX yang akan membuat prototipe contoh ini wajib menguasai kemampuan coding yang cakap. Prototipe yang terbuat dengan metode ini merupakan hasil dari perancangan kode oleh seorang desainer sistem. Dengan memberikan rancangan secara sesuai maka akan membantu perkembangan rencana sebuah proyek. Membuat prototype dengan cara HTML memang membutuhkan desainer ahli coding, namun sisi positifnya adalah hemat biaya. Hal ini karena tidak terlalu banyak pengeluaran dalam perancangan prototipe. Tetapi perlu Anda ketahui kembali bahwa desainer yang melakukan haruslah benar-benar seseorang yang mampu untuk melakukannya. 2. Low-Fidelity Metode paling awal dalam membuat prototype adalah menggunakan media kertas. Seiring berkembangnya zaman, nyatanya cara ini juga masih ada yang menerapkannya. Dengan menggoreskan pensil dan membuat sketsa dua dimensi menjadikan contoh ini juga disebut sebagai Paper Prototyping. Contoh prototipe dengan metode ini pun menumbuhkan rasa kerjasama tim yang optimal dan menggunakan media yang sederhana. Setelah sketsa selesai maka dapat melakukan trial berdasarkan prototipe. Proses revisi pun dapat langsung Anda atau desainer lakukan karena tidak perlu proses yang rumit. Baca Juga Contoh Desain Website Terbaik untuk Inspirasi Website Anda 3. High-Fidelity Contoh prototipe yang ketiga adalah High-Fidelity. Prototype dengan contoh ini adalah memberikan hasil berupa bentuk digital. Karena memberikan hasil digital maka desainer membuat prototipe ini melalui alat yang dapat berfungsi untuk merancangnya. Software yang umum untuk membuatnya adalah Keynote atau Microsoft Power Point. Jenis rancangan yang dapat Anda tampilkan dalam contoh ini adalah menghadirkan layout bervariasi yang lebih berkarakter. Anda dapat memberikan permainan warna atau tata letak yang menggambarkan karakter produk secara UI agar nantinya dapat menghasilkan feedback pengguna yang sesuai dengan ekspektasi. Kesimpulan Setelah mengenal lebih jauh mengenai apa itu prototype berdasarkan pengertian, manfaat, jenis hingga contoh. Apakah Anda sudah mengetahui kegunaan prototipe bagi perkembangan sebuah produk? Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kehadiran prototype berhasil memberikan dampak positif yang nyata terkait dengan proses perkembangan suatu produk.

prototipe yang masih berupa file gambar produk termasuk dalam prototipe