Adabeberapa pilihan yang dapat dilakukan setelah Lulus SMA atau SMK mau kemana, antara lain yaitu : 1. Kuliah. 2. Kerja. 3. Menikah. Idealnya setelah lulus SMA atau SMK sebenarnya hanya dua pilihan yaitu kuliah atau kerja. Namun ada juga yang memilih untuk menikah, jika kita sudah memiliki arah dan tujuan kehidupan kita apalagi rencana yang
Adabeberapa alternatif pilihan Anda setelah lulus dari SMA/SMK, diantaranya yaitu: 1. Melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Dengan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tentunya kesempatan memperoleh pekerjaan yang lebih baik akan. semakin besar pula.
Assalamualaikum selamat malam untuk para agan dan sistah, baik yang serius untuk mencari inspirasi, ataupun yang hanya sekedar iseng nyari artikel artikel seperti ini. Di hari libur ini, ane mau bercerita sedikit tentang bagaimana kehidupan ane setelah 1 tahun lulus dari sekolah menengah kejuruan. Oke singkat cerita ane dulu ngambil jurusan Rekayasa Perangkat Lunak gan, atau orang biasanya nyebut
Berbedajika kamu memulai dengan bekerja terlebih dulu baru kuliah, biasanya hal ini dilakukan secara simultan, bekerja untuk membiayai kuliah sehingga saat lulus, selain ijazah kamu pun sudah mendapat pengalaman kerja. Beberapa keuntungan bila langsung bekerja adalah: Belajar dari pengalaman.
Buatanak SMK yang sudah langsung dapat kerja setelah lulus dari SMK, gue rasa, anak itu benar-benar punya ilmu dan kemampuan bersaing yang kuat deh sehingga bisa lolos langsung kerja." "Terus, menjelang kelulusan, di sekolah gue banyak kampus-kampus yang promosi tentang jurusan kuliah yang ada sangkut pautnya sama Teknik Komputer.
Setelahitu, Ibu dan Bapak akan diminta untuk menjawab pertanyaan pada Latihan Pemahaman serta menuliskan Cerita Reflektif pada setiap Materi. Untuk membantu Ibu dan Bapak dalam menjawab, pada postingan kali ini membagikan Contoh Jawaban Cerita Reflektif dan Latihan Pemahaman Topik Kurikulum Modul 2 Tentang Pembelajaran
Contohrencana setelah lulus kuliah.Termasuk juga teman-teman SMK saya menjadikan kuliah sebagai pilihan utama. Admin blog Temukan Contoh 2019 juga mengumpulkan gambar-gambar lainnya terkait contoh rencana setelah lulus kuliah dalam bahasa inggris dibawah ini. 43 5 6 votes grammarcoid Artikel hari ini saya akan memberikan beberapa informasi tentang Teks Bahasa Inggris Tentang RENCANA Liburan.
Setelahlulus mau apa dan kemana? Pilihan sepenuhnya ada di tangan adik-adik para lulusan SMA/SMK. Satu hal penting yang boleh kita catat, barangkali adalah pidato salah satu founding fathers negara kita, Dr. Mohammad Hatta saat berpidato di hadapan para lulusan Universitas Indonesia pada tahun 1957.
HomeKarir setelah Kuliah Cerita setelah Lulus SMK Monday, 17 April 2017 Cerita setelah Lulus SMK Arreza MP April 17, 2017 Karir setelah Kuliah Comment bagaimana memilih karir setelah kuliah, lulus sma kerja di bank, lulus smk kerja di bank, lulus kuliah kerja di bank, karir setelah kuliah, lulus kuliah kerja di bank
CeritaRizqi Zulfian, Lulusan SMK yang Sukses Jadi Programmer Setelah Masuk Hacktiv8. September 24, 2021 - 2 min read. HACKTIV8. M. Rizqi Zulfian adalah salah satu alumni Hacktiv8 dari batch 10 remote yang merupakan lulusan SMK dan sempat bekerja sebagai admin di sebuah toko online.
BagaimanaMemilih Karir Setelah Kuliah Sebagian besar orang merasakan ketidakyakinan ke mana harus mendapatkan bantuan tentang bagaimana memilih karir dan mendapatkan panduan. Ada tiga langkah dasar yang dapat dilakukan untuk membantu menjawab pertanyaan Bagaimana Menentukan Karir.
Kehidupan SMK yang penuh cerita, kwan-kawan yang sejalan yg ingin berjuang menata kehidupan mendatang melalui jalan dan prinsip masing-masing Setelah lulus dari SMK pun bisa langsung bekerja di perusahaan; Jika pun ingin melanjutkan ke bangku perguruan tinggi juga bisa; Diposting 25th February 2012 oleh Anonymous. 0 Tambahkan komentar
Setelahlulus SMK Tata Boga, gue sempat bekerja selama empat tahun di berbagai tempat, seperti hotel, café, dan restoran. Pendidikan yang gue dapat di SMK benar-benar bermanfaat. Kalau kita belajar dengan serius di SMK, kita bisa langsung kerja, kok. Meskipun tentu aja bekerja nggak langsung mulai dengan posisi tinggi.
Setelahaku lulus Mts aku mau melanjutkan sekolah SMK tetapi aku ga bisa masuk karena ga ada biaya dan aku mempunyai Kaka yg bisa dibilang berkecukupan dan dia mau nyekolah kan aku.
Semogacerita saya dapat menginspirasi serta memotivasi untuk teman-teman semuanya. Awal kisahku dimulai ketika menginjak dunia SMK. Saya adalah lulusan siswa SMK Negeri 4 Surakarta jurusan Tata Boga. Kemudian tetangga saya memberikan masukan kalau ingin segera bekerja langsung saja lanjut ke SMK, karena setelah lulus bisa langsung bekerja
HVw51. Pengalaman mencari kerja setelah lulus kuliah merupakan hal yang paling membekas di hati saya, dan melalui Sharing By Rey kali ini, akan saya ceritakan secara lengkap, who knows kan ya, tetiba dibaca sama yang lagi hampir putus penyemangat juga kan, meski mungkin berat banget, karena saya pun been there, dan itu lulus kuliah, terlebih setelah wisuda dengan nilai yang memuaskan, tentunya bakal disambut dengan sejuta angan bagi para sarjana saya, di saat ada rasa sedikit bete, ketika mama malah sibuk menanyakan, apakah bisa, setelah wisuda segera pulang ke Buton bersama pulang ke Buton?Setelah berbagai kebebasan yang saya nikmati di Surabaya?Tentu saja saya menolak, dengan alasan masih banyak yang harus saya lakukan, selain menunggu ijasah asli bisa diambil, mah alasan aja, biar diizinkan tinggal, karena sungguh saya nggak mau pulang, pengennya kerja di Surabaya Kuliah Dengan Nilai MemuaskanMeskipun saat kuliah, saya kebanyakan asal-asalan, Alhamdulillah saya bisa lulus tepat waktu dengan nilai yang kurang nol koma nol sekian untuk angka yang nilai seperti itu, berbagai impian memenuhi benak satunya adalah dengan membayangkan bisa mendapatkan pekerjaan dengan cepat, dan bisa punya uang sendiri, udah nggak sabaran lagi, untuk memulai perjalanan membuat surat lamaran, untuk melamar pekerjaan di berbagai perusahaan di saya tahu, semua itu menyalahi janji saya ke mama. Di benak saya cuman ada semangat mencari uang dengan memanfaatkan nilai yang saya yang sebenarnya saya peroleh dengan ajaib, saking sejujurnya saya kurang mengerti dengan beberapa pelajarannya, termasuk nggak ngerti dengan kesimpulan dari skripsi yang saya garap, dulu tuh di Teknik Sipil, ada semacam pilihan yang harus kita ambil untuk mengerjakan pembangunan gedung, analisa teknik, hingga manajemen proyek kalau nggak salah sih, saking udah lama banget hahaha.Waktu itu, kebanyakan teman seangkatan saya, yang mengerjakan skripsi berbarengan dengan saya, memilih pembangunan juga memilih pembangunan gedung dengan minimal 4 lantai beda banget ya kalau sekarang kayaknya skripsinya kudu pembangunan gedung di atas 10 lantai, saya dong, milih analisa baja sodara, which is sebenarnya lebih ke rumus-rumus analisa gitu, di mana juga masih kurangnya referensi yang ada saat itu. Dosen pembimbing juga tidak banyak membantu dalam kesimpulannya, bahkan dosen penguji juga kayaknya sih juga bingung, makanya saya lulus, Setahun Dan Mencari PekerjaanSetelah wisuda dan mama serta bapak balik ke Buton, saya lalu mengikuti jejak teman yang juga bersamaan wisudanyam untuk menggunakan surat keterangan lulus, untuk mencari deh saya bikin berbagai surat lamaran, liat lowongan di koran Jawa Pos setiap hari Sabtu, which is kalau Sabtu iklan lowongan lebih entah karena nggak jujur ke mama, sampai sebulanan setelah wisuda, sama sekali nggak ada panggilan atau kabar dari surat lamaran yang saya akhirnya saya menyerah, dan nurut kata mama, untuk pulang ke deh, semua barang saya packing, dan beberapa barang, karena terlalu berat, saya titipin di sang pacar, yang lainnya saya kasih ke teman-teman kos hari yang ditentukan, berpisahlah saya dengan sang pacar dan teman-teman, sambil nangis-nangis di Buton, mama menyuruh saya untuk ke rumah tante, dan oleh tante serta om, saya disuruh melamar kerja jadi dosen aja di universitas swasta yang ada di sana, sambil menunggu waktu test CPNS yang memang udah ada 'bagiannya'.Meski kesal karena i hate mengajar, pergi juga saya menemui rektornya, atas perintah saya diterima dong, hanya karena alasan saya lulusan sarjana dari Jawa, saya diminta menunggu sampai mahasiswa masuk, dan kebagian mengajar sebagai asisten dosen di mata kuliah Teknik Pengendalian heboh deh beberapa teman saya di Buton, karena beberapa mahasiswanya ya teman-teman saya ketika STM, puas menyuruh saya melakukan hal yang saya nggak suka, om dan tante juga menyuruh saya melamar jadi guru di STM, sekali lagi saya nurut, berangkatlah saya ke STM, dan ajaib..Saya diterima jadi asisten guru di mata pelajaran konstruksi batu, sebuah pelajaran yang sangat saya benci ketika STM, karena pelajarannya jadi kuli, bahahaha. Saya sempat ikutan mengajar sekitar 2-3 kali, mengawasi anak-anak praktik konstruksi batu, sekalian mengenang masa-masa jadi 'kuli' ketika STM setelahnya, saya bahkan malas masuk sekolah, dan mengabaikan telpon dari guru serta kepala kesal, semua kemudahan itu rasanya tidak sesuai dengan 'saya' nggak suka saya nggak suka didikte. Puncaknya, saya ngambek, dan mama dengan sangat terpaksa, membolehkan saya kembali ke bahagianya saya, meski bete setelah sampai di Surabaya, ibarat saya memulai semuanya dari nggak punya kos-kosan lagi, terpaksa menginap di rumah om lagi, sampai akhirnya kembali lagi memaksa untuk bisa ngekos, karena selain rumah om memang agak di pinggiran kota, plus lagi saya nggak bisa bebas jika harus tinggal di lalu kembali menemukan kos, nggak jauh dari rumah si pacar, karena semuanya bergantung kepada sang lagi menata kehidupan, dengan bekal seadanya, karena kebanyakan barang saya udah saya bagi-bagikan ke juga dengan uang secukupnya yang mama masalah kos selesai, saya mulai mengumpulkan info lowongan kerja sebanyak yang awalnya cuman fokus di bidang teknik sipil saja, lalu akhirnya saya mendapatkan panggilang test dan interview pertama ingat banget, saat itu di perusahan kecil yang berkantor di jalan Bali or sekitarnya kalau nggak salah, saya datang tepat waktu, mengerjakan semua test dengan tepat waktu, hingga interview dengan gemetaran, setelahnya saya disuruh kembali dan menanti kabar selanjutnya, di mana sampai detik ini nggak ada kabar lagi, kerjaan saya ya repeat lamaran, sebarin lamaran diantar sang sengaja mengantarkan langsung, kadang sang pacar sih yang anterin, demi menekan biaya mengirimkan lewat yang awalnya cari lowongan di koran, disebar dan beberapa mendapatkan panggilan, ikut test dan interview, dari yang awalnya tremor parah, sampai biasa aja saking yang kantornya di sebuah rumah sederhana, sampai di perkantoran yang sebelumnya, saya hanya memandangi gedungnya dari luar saya jadi berkesempatan bisa masuk di banyak gedung perkantoran, gara-gara sering mendapatkan panggilan test dan interview saya jadi mengenal lokasi Surabaya, lengkap dengan gedung-gedung besar, yang masih bisa dihitung dengan jari di masa akhirnya saya inisiatif sendiri, bikin lamaran dan dianter ke proyek-proyek yang sedang dikerjakan, saya ingat betul saat itu saya mengantarkan sendiri ke proyek pembangunan gedung BG Junction dan ITC Mega Grosir keesokan harinya saya dapat sms dan telpon berkali-kali, dari orang yang iseng ngajak saya, surat lamaran tersebut, nggak diserahkan ke pimpinannya, malah dibuka sama satpamnya, atau pekerja lainnya, pernah juga ngalamin, ditolak mentah-mentah karena nggak mau disuruh buka jilbab, saya ingat banget, kantornya berada di daerah Jembatan Merah Surabaya penampilan saya, tidak sesuai dengan karakter perusahaan mereka, yang mana nggak ada yang itu, bahkan ibu mertua saya meminta saya untuk melepas jilbab saja dulu, setelah keterima baru pake saat itu memang saya baru saja berjilbab, baru beberapa bulan, dan saking saya orangnya idealis, tentu saja saya gaya sih si Rey saat tidak?Saat itu sudah berbulan-bulan setelah pertama kali melamar kerjaan di mana-mana, sama sekali belum ada kabar membahagiakan, daaaannn... mama saya sudah berhenti mengirimkan uang ke saya, kesal, karena saya nggak mau nurut, jadi PNS di Buton saja, terlebih memang 'jatah' saya jadi PNS sudah disiapkan dengan susah lagi, saat itu memang, penerimaan PNS belum seperti sekarang yang lebih terbuka, dulu mah hanya yang punya koneksi dan uang yang bisa punya kesempatan besar untuk jadi adalah, saya males banget tinggal di Buton, di mana saya selalu dikontrol oleh tante dan om saya, terasa, waktu terus berlalu, hari berganti, minggu dan bulanpun nggak terasa lagi, saya sudah menganggur setahunan ampuunn!Sampai suatu siang, saya menerima panggilan interview, saya datang dengan malas-malasan, terlebih setelah melihat kantornya biasa saya setelah setahun interview sana sini, kantor seperti itu hanya mau menggaji karyawan dengan gaji sedikit, tapi maunya karyawan bisa semua hal, saya sama sekali nggak mengerjakan test tulis di situ, hanya langsung menemui pemiliknya, nanya-nanya ini itu layaknya interview biasanya, sampai akhirnya dijelasin mengenai fasilitas di di sana dapat makan siang, tapi enggak uang DITERIMA! FINALLY!Dan gajinya?Bikin saya lalu nangis gulung-gulung di malam kesal, waktu setahunan saya bersabar dan tetap semangat, demi mendapatkan kerjaan, tapi 'cuman' dikasih kerjaan dengan segitu?Bahkan, buat bayar kebutuhan pribadi hampir nggak cukup, hiks. Tapi setelah saya puas nangis, sambil ditemani sang pacar keliling kota Surabaya, toh hari Seninnya, saya datang juga buat menerima jalan yang diberikan juga saya menunggu setahun demi bisa bekerja dan Tetap Semangat Mencari Pekerjaan Meski akhirnya saya yakin dan paham, penyebab dari sulitnya saya mendapatkan pekerjaan yang bagus di Surabaya, di mana tak lain dan bukan karena restu mama yang memang tak saya tidak pernah mau bagi saya untuk balik ke Buton lagi, setelah dengan ngambek saya minta balik ke kata setahun hidup dengan pas-pasan dan kadang di bawah pas, saya hanya makan sekali sehari, atau 2 kali sehari, karena makanan siang saya bagi dengan malam, untuk semua pengalaman tersebut, saya jadi pengen berbagi tips agar tetap semangat mencari kerjaan meski sulit, yaitu1. Yakin, niat baik akan berujung baikMeski mungkin mama nggak mengizinkan saya kerja di Surabaya, namun sesungguhnya, masa depan saya kan sebenarnya milik saya sendiri, dan saya di Surabaya juga mencari kerjaan halal, karenanya saya tetap yakin bakal mendapatkan kerjaan, karena toh saya juga pengen sukses dengan jalan saya sendiri, untuk membahagiakan itulah, yang membuat saya tetap semangat, biar kata udah eneg banget, yakin, niat saya baik, hanya beda cara aja dengan orang Berkali interview adalah pengalaman menarikSetelah tahun berlalu, dan saya mengingat kembali masa itu, saya jadi tersenyum sendiri, karena sesungguhnya berkali-kali interview itu adalah sebuah pengalaman hidup yang menarik, plus amat sangat bisa melatih saya dulunya tuh pemalu dan penakut, interview pertama saya sampai pucat salting, nggak tahu mau jawab akhirnya, saya bisa menjawab semua pertanyaan interview dengan bahkan, pengalaman itu bisa saya pakai buat menginterview karyawan baru, setelah beberapa tahun saya bekerja dan dimintai tolong bos buat interview karyawan, saya nggak punya basic apapun dalam bidang psikolog yang biasanya para pewawancara kerja ditugaskan, tapi mengingat pengalaman saya setahun mencari kerja ini, saya jadi bisa tahu, pertanyaan apa yang harus saya lontarkan, dan juga bagaimana menanggapi Berkali interview sama dengan mengumpulkan data target marketBertahun setelah tahun penuh kesedihan dan nyaris putus asa itu, saya akhirnya bekerja di sebuah perusahaan kontraktor, sering menangani tender, perencaraan dan pelaksanaan saya keliling Surabaya selama setahun mencari kerja, saya jadi punya beberapa data perusahaan yang bisa saya kirimkan permintaan penawaran untuk bekerja selalu ada hikmahnya dibalik semua kehidupan yang kita alami di dunia bagi temans yang mungkin sedang berada di masa tersebut, terlebih sekarang pandemi, agak sulit mendapatkan pekerjaan, terlebih pekerjaan dengan target kita yang jangan khawatir, Temans bisa menggunakan website Jooble untuk mencari kerja atau pekerjaan semangat niat baik selalu berujung pengalaman serupa?Share yuk Sidoarjo, 30 November 2020MondayBusinessSumber pengalaman pribadiGambar Canva edit by Rey
- Remaja asal Semarang, Zetta Septian Nugroho Adhi mengaku sempat tak berharap bisa berkuliah seperti teman-temannya. Biaya kuliah yang tinggi membuat Zetta tak ingin membebani sang ayah, Joni Christiono yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang las. Zetta berpikir untuk segera bekerja setelah lulus sekolah demi bisa membantu orangtua."Pendapatan ayah tak menentu. Apalagi di masa Pandemi ini, penurunan penghasilan sangat terasa. Awalnya saya ingin langsung kerja sehingga sebagai anak pertama bisa membantu keluarga," papar Zetta dalam Talkshow Pengumuman Beasiswa Semesta, Rabu 28/7/2021. Meski begitu, keinginan kuliah yang tinggi membuat Zetta mencoba upaya lain, yakni mengikuti seleksi Beasiswa Semesta. Baca juga Cerita Siswi SMK Ranking Ke-33 di Kelas yang Lolos Masuk UI Membantu orangtua "ngelas" dan cuci baju Sang ayah memaparkan, untuk kisaran penghasilan ngelas tidak menentu, kadang Rp sebulan, kadang bisa lebih. Sementara ibu Zetta, Ester Yuliani membuka jasa laundry kecil-kecilan di rumahnya. Tak jarang, Zetta sebagai anak sulung diminta bantuan tenaga oleh kedua orang tuanya untuk menyambung besi dan mencuci baju.“Zetta tidak pernah menolak. Zetta pun selalu pandai mengatur waktu, kapan bermain game, kapan sekolah, kapan belajar, dan kapan membantu orang tua. Kami sebagai orang tua membantu Zetta dengan mengajak pada pekerjaan yang jaraknya dekat-dekat saja, agar tidak terlalu kelelahan,” lanjut Joni. Dok. Sevima Cerita Siswa SMK Anak Tukang Las yang Dapat Beasiswa Penuh Kuliah S1 Profesi tukang las dan laundry yang menghadirkan jasa bagi lingkungan sekitar, otomatis membuat keluarga Zetta menjadi salah satu keluarga yang terdampak perekonomiannya karena pandemi Covid-19. Usaha tersebut mendadak sepi pelanggan di awal tahun 2020, ketika Pandemi Covid-19 dimulai. “Karena Pandemi, perekonomian lesu, otomatis orang mengurangi renovasi rumah. Cuci yang dulunya laundry pun mungkin beberapa pelanggan kami akhirnya mencuci baju sendiri,” ungkap Joni. Di sinilah, keahlian Zetta di bidang IT yang saat itu duduk di kelas 3 SMK, mulai diuji.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Setelah aku lulus Mts aku mau melanjutkan sekolah SMK tetapi aku ga bisa masuk karena ga ada biaya dan aku mempunyai Kaka yg bisa dibilang berkecukupan dan dia mau nyekolah kan aku tidak masuk sekalah apa yg dia perintah karena nilai ku kurang waktu ujiaan di Mts aku tidak sering belajar karena mama aku msuk Rumah sakit jadi aku harus jaga mama sampai aku jatoh dari motor tetapi aku ttp jga dan aku ga mau mama aku tau aku jatoh tetapi mama aku liat kaki luka trs mama bilang minta maaf karena mama sakit kamu yg jga sampai kamu jatoh dan kata mma ya udah kita pulng aja kasiaan kamu harus bolak balik jaga aku lulus Mts aku kan mau sekolah tapi ga bisa, mama aku sdh nabung buat aku sekolah ttpi karena mama ku msuk rumah sakit jdi habis deh, dan ketika aku daftar sekolah SMK aku ga diterima kan jdi aku ga jdi sekolah tapi aku msuk sekolah SMA terbuka digambut terus udah masuk. Kamu tau ga aku selama 2 tahun lebih aku kalo liat orang seragam sekolah aku nangis haha sedih tapi aku berusaha tegar aku ga mau diliat orng bahwa aku sedih. Ketika aku kls 2 SMA terbuka aku ditawar kan msuk sekolah lain ttpi udah ditutup pendaftaran nya haha basi tawaran nya, jdi ketika aku ditawar kan itu aku nangis lagi dan bilang buat apa daftar sekolah klo udah ditutup pendaftarnya aku nangis sejadi jadinya haha dasar aku sekolah SMA terbuka , aku itu kerja, kerja di laundry selama 2 tahun, dan 1 tahun di toko Kaka ku bantu bantu dia, jdi aku ga merasakan gimna sekolah yg tiap hari hadir dan gimna rasa nya berteman hanya sekolah yg satu bulan cuman 2 kali hadir karena sisanya sekolah online Vie email, jdi supaya aku ga meyek ga nangis ga sedih pokoknya biar selalu bahagia terus makanya aku kerja buat ngibur diri aku, yg ga bisa sekolah seperti orang lain, aku yg hanya bisa nangis sewaktu liat orng pakai baju seragam sekolah SMK haha Jdi buat kaliaan yang sedang sekolah tolong hargai orang tua kaliaan yg nyekolah kan kaliaan buat dia bangga, jgn jadikan bahan mainan ketika kamu sekolah karena diluar sana banyak orang yg mau sekolah tetapi ga ada biaya, Jdi bersyukur lah cerita hidup ku sendiri Lihat Humaniora Selengkapnya
- Terkadang ada pertanyaan yang muncul bagi lulusan SMK. Apa itu? Biasanya pertanyaannya adalah "Mau ke mana setelah lulus?". Tentu hal ini membuat sebagian lulusan SMK bingung untuk menjawabnya. Tapi bagi lulusan yang sudah punya bekal ilmu dan keterampilan yang cukup pasti bisa menjawab dengan yakin. Yakni bisa langsung kerja. Namun, kerja apa itu?Dirangkum dari laman Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud, ini 4 hal yang bisa dilakukan bagi lulusan SMK. Baca juga Info Magang Kerja di Indofood bagi Lulusan SMK hingga Sarjana 1. Kerja di perusahaan Impian bagi lulusan SMK pasti dapat pekerjaan. Sebab, selama 3-4 tahun di sekolah sudah mendapatkan ilmu teori maupun berhadapan dengan alat-alat praktikum. Jadi, sekarang waktunya untuk mempraktikkan ilmu yang sudah kamu dapatkan. Jika ada lowongan kerja khusus SMK, maka segera daftar. Mereka biasanya percaya bahwa semangat belajar lulusan SMK belum luntur alias masih menggebu-gebu. Terlebih dengan alat-alat baru yang di sekolah belum pernah dilihat secara langsung membuat lulusan SMK ingin segera praktik bekerja di perusahaan. Untuk mencari perusahaan yang tepat, kamu harus rajin berselancar di internet dan mulailah dengan memperbaiki portofoliomu. Kumpulkan hasil tugas-tugas menjadi satu folder agar HRD di perusahaan tertarik merekrutmu. Selain itu, kamu juga bisa bertanya ke Bursa Kerja Khusus BKK yang ada di sekolahmu karena biasanya setiap SMK bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan, termasuk rekrutmen lulusan. 2. Buka usaha/bisnis Jika kamu ternyata tidak diterima di suatu perusahaan, jangan khawatir. Sebab masih banyak jalan untuk menuju kesuksesan. Tapi bagaimana caranya? Caranya ialah buka usaha atau bisnis. Lulusan SMK tentu sudah dilatih untuk berbisnis di masing-masing sekolah. Beraneka macam produk dari berbagai jurusan bisa dihasilkan oleh lulusan SMK. Jasa pun seringkali dipraktikan. Modal itulah yang bisa kamu gunakan untuk memulai berbisnis. Tapi, kamu tak perlu bermimpi memulai bisnis dari hal besar, mulailah dari hal kecil kemudian kumpulkan modal untuk membesarkan bisnismu. Baca juga Siapkan Diri, Ini Jadwal Penting UN 2020 SMP, SMA dan SMK 3. Lanjut kuliah juga bisa Kuliah pasti identik bagi lulusan SMA. Tetapi, lulusan SMK juga bisa kuliah. Sebab, kuliah bisa menjadi alternatif bagi kamu yang masih haus akan ilmu. Ketertinggalan materi SMA yang menjadi bahan ujian masuk perguruan tinggi bukan penghalang anak jika kamu berusaha sekeras mungkin agar diterima di perguruan tinggi impian. Kamu bisa kejar ketertinggalan ini dengan cara membaca rangkuman pelajaran dan giat berlatih dalam menjawab soal-soal. Jika perlu, kamu bisa ajak teman seperjuangan untuk berlatih bersama. Disamping itu, kamu juga harus bisa memilih jurusan yang sesuai dengan jurusanmu waktu di SMK. Tentu hal ini menjadi nilai lebih agar ilmumu bisa semakin matang. 4. Kembangkan skills bersama mentor Jika 3 hal di atas belum juga sesuai dengan minatmu, masih ada pilihan bagi kamu yang ingin mengasah skills. Apa itu? Jawabannya ialah mencari mentor untuk mengembangkan kemampuanmu. Baca juga Lulus SMK? Jangan Khawatir, Ini 4 Peluang Karier Lulusan SMK Pilih bidang yang ingin ditekuni bersama mentor-mentor pilihanmu. Dengan semakin majunya teknologi, kamu bisa menghubungi mereka melalui sosial media, seperti linkedin, Instagram, twitter, dan platform media sosial lainnya. Caranya ialah perkenalkan diri, maksud dan tujuanmu agar niatmu tercapai. Jika sulit, ikuti pelatihan yang narasumbernya adalah mentor idamanmu. Dari empat hal di atas tentu bisa kamu pilih salah satu atau sekaligus. Namun, kamu sebagai lulusan SMK sudah punya modal kedisiplinan, kepemimpinan, ketekunan, keberanian, tanggung jawab dan solidaritas selama di bangku SMK. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
cerita setelah lulus smk